Minggat
Gemuruh sepatu kulit murahan mulai terdengar di depan teras pintu rumah
dengan nafas ter engah-engah pria itu masuk dan mulai melempar kaos kecutnya
" kopi mana kopi? " ucapnya. sedang, istri nya tengah asyik memacak diri
menghabiskan parfum dan lipstiknya. merona merah lah bibir tebalnya
mengerti istrinya tak menjawab pria itu berangkat mandi, mencukur jenggot
lalu mengenakan baju baru, dan tak lupa mengambil segepok uang dibawah kasurnya
" aku mau minggat " ujarnya. sedang, istrinya tak jua menjawab.
fajarprasetyo
Tidak ada komentar: